UniqMag
spece

Dunia Jurnalistik Berduka, Memorandum Kehilangan Wartawan Terbaiknya

berita terkini
Foto: (John Shohib)Paling kiri memakai jaket hitam bersama rekan-rekan wartswan Memorandum saat hadiri pertemuan di banyuwangi doc.Edy Winarko
Berita 1

JEMBER, Kancah jurnalistik Kabupaten Jember kembali berduka, John Shohib (37) Wartawan Momorandum Jawa Pos Group dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Dr.Soebandi, Jam 00.35.Wib.

Mantan wartawan Radar Jember tersebut, semasa masih hidupnya dikenal sebagai sesosok sahabat yang baik hati dan disenangi di dunia pena.

"Kami merasa sangat kehilangan dengan sahabat terbaik kami, yang selalu bersama saat hunting berita, semoga almarhum diberikan jalan kemudahan untuk meraih surga," kata Puji SN salah satu kontributor suarajatimpost.com, Rabu (03/08) di Desa Umbulsari.

Sementara menurut Edy Winarko (56) rekan sejawatnya menuturkan, kalau almarhum sebelumnya dirawat intensif karena penyakit syaraf di kepalanya.

"Beliau menderita penyakit syaraf, Jhon banyak menyisakan sejarah bersama kami, tak ada yang pantas kami berikan, hanya doa yang mengiringi, semoga keluarganya diberi ketabahan, amin," tutur Edy saat menghadiri di tempat duka.

Banyak goresan karya tulis Jhon selama menjadi wartawan, catatan sejarah Jhon Shohib merupakan alumni santri PP.Nurul Jadid Paiton Probolinggo sampai selesai perguruan tinggi.

Semasa bangku kuliah aktif di organisasi, pernah menjabat sebagai ketua PMII Komisariat IAINJ  dan penulis aktif Persma kampus IAINJ Majalah Al-Fikr.

Almarhum meninggalkan istri dan satu anak perempuan bernama Zahra Nizrina Rahmadani berusia 43 hari.

Jhon mengakhiri karirnya sebagai wartawan wilayah jember barat dan selatan koran harian Memorandum, selamat jalan Jhon doa kami selalu untukmu, semoga karya tulismu menjadi aset amalmu, kami akan melanjutkan perjuanganmu.(*)

Reporter : Imam Khairon
Editor :
Berita 2
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Dianggap Merusak Bangsa, Aksi 22 Mei Mendapat Kecaman Dari Ketua MUI Pasuruan

Komentar Anda