UniqMag
spece

Bupati Situbondo Kembalikan Keceriaan Fauzan

berita terkini
Penyerahan kursi oleh bupati di dampingi Kadinkes beserta kadis pendidikan
Berita 1

SITUBONDO, Ahmad Fauzan Jamali (9), putra dari pasangan Sugiarto (47) dan Rusmiyati (48) warga perumahan istana Banyuputih Situbondo, terlihat sangat senang dan bahkan sampai terlihat berteriak girang saat mendapat kunjungan mendadak dari Bupati Situbondo yang didampingi beberapa kepala Dinas pada Selasa (2/08/2016) siang.

Fauzan salah satu penderita penyakit Hydrocephalus (kepala membesar) akibat dari penyakit tersebut fauzan tidak bisa beraktifitas maupun bermain seperti anak pada seusianya.

Orang tua Fauzan, baru tahu putrinya menderita hydrocephalus setelah membawanya ke rumak sakit untuk diperiksa di waktu usianya 8 bulan, Sugiarto sempat putus asa melihat kepala anaknya yang terus membesar. Apalagi informasi yang diterimanya sangat minim. Ia tidak menyangka kalau anaknya menderita Hydrocephalus

"Kami sudah putus asa untuk mengobati Fauzan, tapi anaknya selalu aktif ngomongnya juga masih sangat jelas dan kemampuan ingatannya juga lumayan sebenarnya, dan Fauzan ingin sekolah, itu yang selalu dikatakan Fauzan," ujar Sugiarto yang ditemui di kediamannya

Dalam kesempatan tersebut Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto, SH mengaku kedatangannya bukan agenda khusus melainkan spontanitas saja karena pihaknya mendengar Fauzan Jamali kepingin sekolah dan membutuhkan kursi roda untuk mempermudah aktifitas pembelajaran, sekaligus juga memantau masyarakat dengan turba (turun kebawah) secara langsung.

"Selain kursi roda untuk mempermudah aktifitas Fauzan ini, kami sekaligus memantau kira-kira sekolah mana yang terdekat dan termudah untuk Fauzan, untuk itu saya sudah perintahkan bapak kepala dinas untuk membantu langsung proses tersebut," ungkap Bupati.

Bantuan kursi Roda tersebut diserahkan oleh Bupati langsung beserta ibu didamping Kepala Dinas kesehatan dan Kepala Dinas Pendidikan Situbondo juga kepala Puskesmas Banyuputih.

Sementara kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Abu Bakar mengatakan Dinkes memberikan penanganan terhadap penderita penyakit hydrocephalus atau penumpukan suatu cairan di dalam otak yang mengakibatkan kepala membesar. Pihak dinas juga meningkatkan upaya penanganan, melalui Puskesmas untuk penderita hydocephalus atau penumpukan suatu cairan di dalam otak yang mengakibatkan kepala membesar. Dia juga menderita gizi buruk.

"Kursi roda ini untuk membantu Fauzan Jamali agar bisa keluar rumah tanpa digendong orang tuanya lagi. Dengan begitu, Fauzan bisa menghirup udara segar, dan tidak berdiam diri didalam rumah terus," ujar Kadinkes singkat.

Reporter :
Editor :
Berita 2
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Kabupaten Sumenep Raih WTP, Ini Kata Bupati Busyro Karim

Komentar Anda