UniqMag
spece

Guru SDN Ajung 2 Kalisat Jember, Tanamkan Karakter Sosial Sejak Dini

berita terkini
Kepala Sekolah SDN Ajung 2 Kalisat Jember, Budi Gunawan, M.Pd, bersama guru dan siswa saat menyerahkan santunan kepada korban tanah longsor di Desa AJUNG
Berita 1

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Musibah tanah longsor yang menimpa beberapa rumah warga Desa Ajung, Kecamatan Kalisat Jember membawa keprihatinan tersendiri bagi masyarakat dan pejabat.

Tek terkecuali bagi lembaga pendikan formal (Sekolah Dasar Negeri) SDN Ajung 2 Kalisat, secara gotong royong dan sukarela mereka menyempatkan diri menyisihkan uang jajan untuk diserahkan kepada keluarga korban.

BACA JUGA : LSM Reformasi Minta Polres Pamekasan Usut Tuntas Dugaan Kasus Pemerasan

Inisiatif ini, muncul dari sesosok kepala sekolah bernama Budi Gunawan. Diawali dari guru, kemudian siswa yang mempunyai kelebihan uang jajan.

“Kita tidak memaksa itu seikhlasnya saja, walaupun hasilnya tidak seberapa, tetapi minimal kami juga bisa berbuat untuk saudara kami,” papar Budi, Senin (29/01/2018) kemarin.

Bagi Budi, apa yang dia lakukan merupakan semata-mata karena niatan ibadah dan ingin mengajari siswa yang dia didik, agar peka sosial dan peduli kepada lingkungan sekitar.

BACA JUGA : Ketua DPC Gerindra Jember : Aksi 212 Itu Wajar

“Yang terlibat langsung adalah anak-anak sendiri. Kami sebagai guru hanya mendampingi pada saat pengumpulan dan penyaluran, dan itu juga ada bentuk pertanggungjawaban,” katanya.

Budi sadar, lembaga yang dia pimpin masih usia anak-anak. Tetapi, bagi dirinya menanamkan nilai itu harus diawali sejak dini.

“Kenyataannya anak-anak sangat senang. Harapan kami, setelah anak-anak lulus nanti, hal itu bisa dipraktekkan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Guru SDN Ajung 02 saat bersama siswa mengumpulkan sisa uang jajan untuk sumbangan

Bantuan itu, lanjut dia, diserahkan kepada 3 titik penerima yang paling terdampak dan rumahnya parah akibat tertimbun longsor.

"Bantuan ada yang berupa uang dan sembako, kita serahkan kepada 3 kepala keluarga. Kami ajak anak-anak sepulang sekolah untuk menyerahkan langsung bantuan itu," ujar Budi saat disekitar lokasi.

Kepala sekolah yang sekaligus pegiat sosial ini berkomitmen, kegiatan tersebut akan terus diadakan guna memupuk jiwa sosial bagi siswanya.

Sementara salah seorang pengamat pendidikan Jawa Timur, DR. Ali Wafi, M.Pd menilai, apa yang dilakukan oleh para guru SDN Ajung 02 tersebut merupakan bagian komponen edukasi.

“Itu bagus, karakter itu memang harus sudah ditanamkan sejak dini. Dalam teori ilmu pendidikan itu masuk ranah afektif dan bisa menginspirasi sekolah lain untuk melakukan hal yang sama,” jelasnya.

Dosen di salah satu perguruan tinggi di Jawa Timur ini juga berharap, apa yang dilakukan oleh sekolah tersebut dijadikan acuan untuk dimasukan ke kurikulum.

“Di kurikulum penanaman karakter sudah ada. Sekarang, harus diperkuat lagi salah satunya kegiatan anak bagaimana mengalami dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Disitulah karakter anak akan terbentuk,” harapnya.

Diketahui, SDN Ajung 2 Kecamatan Kalisat, merupakan salah satu sekolah favorit di daearah Jember utara. Yang sampai saat ini menjadi incaran wali murid untuk menyekolahkan anaknya.

 

Reporter : Imam Khairon
Editor :
Berita 2
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Dianggap Merusak Bangsa, Aksi 22 Mei Mendapat Kecaman Dari Ketua MUI Pasuruan

Komentar Anda