UniqMag
spece

Meski Jadul, Serabi Probolinggo Masih Diminati

berita terkini
Bu Mirjo saat membuat serabi
Berita 1
PROBOLINGGO, (suarajatimpost.com) – Dengan majunya zaman, sekarang banyak kuliner - kuliner baru dengan rasa yang beranekaragam. Namun Mirjo memilih tetap menjual jajanan tradisional. Yakni Serabi.
 
Mirjo adalah warga Desa Triwungan Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo. Ia terbiasa ba’da Subuh menata jualannya. Jualannya cukup laris. Kira - kira pukul 07.00 WIB, jajanan tersebut sudah habis terjual.
 
Mirjo tetap mempertahankan kuliner yang diwariskan oleh orang tuanya "Saya menjual serabi ini karena saat ini sudah jarang orang yang mempertahankan jajanan dari nenek moyang kita,” katanya, Senin (2/4).
 
"Meskipun sudah banyak anekaragam jajanan baru, tapi masyarakat masih banyak yang suka dengan jajanan kuno ini. Buktinya, setiap hari jualan saya laris pembeli," imbuhnya.
Maryadi, seorang pembeli mengatakan, ia sering tidak kebagian serabi jualan Bu Mirjo ini. Karena banyak orang yang membelinya. “Buat pengganjal perut sebelum aktivitas,sebagai pengganti nasi," ungkapnya.
 
Bu Mirjo menjual serabinya di pinggir jalan raya di daerah rumahnya Desa Triwungan Kotoanyar dengan harga Rp. 1.000 perbiji. Harga yang sangat murah namun dengan citarasa yang tetap terjaga.
Reporter :
Editor :
Berita 2
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Kabupaten Sumenep Raih WTP, Ini Kata Bupati Busyro Karim

Komentar Anda