UniqMag
spece

Meski Tak Bisa Melihat, Bapak Dua Anak Asal Mlawang Lumajang Ini Pantang Berpangku Tangan

berita terkini
Doni Setiawan (tengah) saat dikunjungi kerumahnya
Berita 1

LUMAJANG, (suarajatimpost.com) - Nampak seorang pria berkaos putih, berdiri ditengah diapit oleh Babinsa dan Sekretaris Desa setempat. Dia bernama Doni Setiawan(36), warga Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur. 

Pria beranak dua ini mengalami kendala pada penglihatannya. Sejak 2012 silam ia berjuang bersama keluarga didampingi Pemerintah Desa setempat guna mengembalikan penglihatannya supaya normal namun tak menuai hasil. 

"Sejak 2012 lalu saya sudah begini, entah mengapa sayapun tidak paham. Awalnya setelah dapat tujuh bulan berhenti bekerja menjadi tukang las, saya bangun tidur itu mata sebelah kanan menjai buram. Saya kira efek bangun tidur, ternyata tidak. Bertambah parah dan selang beberapa hari disusul oleh mata sebelahnya," kata dia saat didatangi ke kediamannya di Dusun Kampung Templek RT 02 RW 04 Desa setempat, Jum'at pagi (27/4).

Masih kata Doni, kendati kondisi fisiknya demikian, ia pantang berpangku tangan. Pria berprawakan tinggi ini terus optimis beraktifitas kesehariannya merawat burung dibatu istrinya guna menyekolahkan anak - anaknya. 

"Ngopeni manuk, terus di dol," ucapnya dalam logat bahasa jawa yang artinya merawat burung untuk kemudian dijual. 

"Hasilnya buat keperluan sehari - hari dan menyekolahkan anak. Lainnya ya bantuan dari Desa," tukasnya. 

Disisi lain, Doni juga menceritakan perjuangannya beberapa tahun silam bersama pihak desa ke puskesmas setempat.  

"Dulu sudah ke puskesmas, dirujuk ke Lumajang hingga ke Surabaya. Akan tetapi hasilnya tidak ada. Kata dokter saya kena Glukoma, bahkan katanya untuk bisa sembuh saya perlu pendonor mata," tutur Doni sembari merunduk. 

Sementara pihak Desa setempat, Sekdes Mlawang Mamad Ananta mengatakan, pihaknya siap atas nama Pemerintah Desa jika sewaktu - waktu warganya memerlukan sesuatu hal. 

"Kami siap dan berupaya terus optimal, warga kami yang satu ini memang sudah lama akan tetapi sepengetahu saya, sejak dulu ketika saya belum menjabat sebagai Sekdes, pihak desa sudah mengawal dalam artian mempermudah prosesnya dalam menempuh pengobatan. Hingga saat inipun kami memperhatikan, mengingat warga kami yang satu ini memiliki keterbatasan," ucapnya dihari yang sama

Reporter : Hermanto
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Gasak Motor Saat Buka Puasa, Pria Bertato asal Lumajang Nyaris Dihakimi Warga Jember

Komentar Anda