UniqMag
spece

Serabi Bondowoso, Rasanya Gurih Bikin Ketagihan

berita terkini
Serabi khas Bondowoso
Berita 1

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Semakin majunya zaman, sekarang banyak kuliner - kuliner baru dengan rasa yang beranekaragam dengan penyajian instan.

Namun  Ambariya Tidduha, warga Traktakan Kecamatan Wonosari Bondowoso memilih tetap menjual jajanan tradisional.

Selain lopes, ia juga mejual serabi kuah yang dia pasarkan di daerah Bondowoso dan Sitobondo setiap harinya. Tidak tanggung, dia mengaku bisa menghabiskan 5 kilogram setiap harinya.

Serabi yang diproduksi, bisa dipastikan habis terjual sampai Jam 12.00 WIB. Kebanyakan melalui pesanan, jajanan ini laris dipasarkan.

Seperti pada umumnya, serabi yang dibuat oleh Ambariya bahannya sama. Hanya yang membedakan, penyajiannya di tambahi cairan gula merah sehingga rasanya khas.

"Selain mejual lopes, saya menjual serabi ini karena saat ini sudah jarang orang yang mempertahankan jajanan dari nenek moyang kita,” katanya, Sabtu (11/08/2018) siang.

 Meskipun sudah banyak anekaragan jajanan baru,katra dia, masyarakat masih banyak yang suka dengan jajanan kuno ini. “Buktinya, setiap hari jualan saya laris pembeli," imbuhnya.

Seorang ibu rumah tangga kelurahan Blindungan Bondowoso bernama Sisil, mengaku puas dengan jajanan yang dibuat oleh Ambariya.

Ia mengakui sering tidak kebagian serabi karena banyak orang yang membeli karena rasanya gurih dan nikmat.

“Buat pengganjal perut sebelum aktivitas,sebagai pengganti nasi, tapi kalau tidak pesan sebelumnya tidak kebagian banyak peminatnya," ungkapnya.

Selain harganya murah, hanya Rp 1000 rupiah saja. Dijamin, citarasa yang tetap terjaga dan dijamin ketagihan.


 

Reporter : Imam Khairon
Editor : Ismi Fausiah
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Masyarakat Sumenep Diimbau Tidak Sembelih Sapi Betina Produktif

Komentar Anda