UniqMag
Diknas Jombang

Demi Wasiat, Perempuan Sidoarjo Makamkan Suami di Ruang Tamu

berita terkini
AKP Satuji mengecek langsung lokasi makam dalam rumah
Berita 1

SIDOARJO,(suarajatimpost.com) - Keberadaan makam yang disemayamkan dalam ruang tamu rumah almarhum Budi (43), Senin (12/09) kemarin di Dusun Jedong Pandaian RT 06 RW 02, Desa Jati Alun-alun, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, sempat menggegerkan warga.

Almarhum Budi meninggal lantaran sakit dan di rawat di rumah sakit, pihak keluarga memakamkan almarhum Budi, sebelumnya memberi wasiat kepada istrinya Ida (42), agar dimakamkan didalam rumah.

Ansori Kepala desa Jati Alun Alun menjelaskan ,"Almarhum berwasiat dimakamkan didalam rumah. Setelah itu saya berkordinasi dengan warga radius beberapa meter gak ada yang keberatan,” ujar Kepala Desa.

Atas keresahan warga saat ini, Ansori mengatakan bahwa sebelumnya sudah membuatkan surat pernyataan kepada warga.,“Saya juga sempat berkordinasi sama pak Kiai nya dan warga tidak keberatan maka saya memberanikan diri memakamkan didalam rumah,” jelas Ansori.

Warga setempat Abdul Rozak mengaku takut dengan keberadaan makam itu, karena jarak makam dengan kamar anaknya berjarak kurang lebih satu meter, selain itu, surat pernyataan yang diberikan oleh perangkat desa, dirinya tidak memahami isinya. 

Abdul Rozak juga mengira surat pernyataan yang ia tanda tangani bersama tiga warga lainnya, diperuntukkan kepada seluruh masyarakat setempat. “Waktu pulang kerja, tiba-tiba saya disuruh tanda tangan gitu aja,” ucap Abdul Rozak.

Hal senada di lontarkan Abdurrohim (53), yang tinggal tak jauh dengan keberadaan makam dalam rumah tersebut. Dirinya khawatir, murid dari seorang ustad yang dimakamkan didalam rumah itu menjadi musyrik. Berharap makam tersebut dipindahkan ke makam umum desa setempat.

“Harapan saya agar bisa di makamkan di pemakaman umum, agar tidak membahayakan para pengikutnya,” harapnya.

AKP Satuji Kapolsek Prambon saat dilokasi menyatakan atas banyaknya warga yang resah, pihaknya akan mengevaluasi ulang dengan melibatkan aparat desa dan warga. “Akan kita tinjau kembali dan akan kita musyawarahkan dengan tokoh-tokoh agama terkait warga yang resah,” tandas Kapolsek.

Reporter : Hariyanto
Editor :
Berita 2
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Misteri Potongan Kaki di Jalan Tol Jombang Mojokerto, Ada Titik Terang

Komentar Anda