UniqMag
Diknas Jombang

Akibat Kemarau, Ribuan Warga Situbondo Alami Krisis Air Bersih

berita terkini
warga antri air di salah satu mata air
Berita 1

SITUBONDO(suarajatimpost.com) –  Mengecilnya sumber mata air dimusim kemarau membuat sebagian daerah di Kabupaten Situbondo mengalami kekeringan, seperti yang dialami kurang lebih 500 KK di dua dusun tepatnya dusun gebang utara dan dusun gebang selatan Desa Semambung, Kecamatan Besuki,Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kesulitan mendapatkan air bersih.

Menurut kepala Desa Semambung Syaifudin, sebanyak 500 KK didesanya sudah beberapa bulan terakhir mengalami krisis air bersih, akibat dari krisis air tahun ini, wargapun harus berebut dan rela antri berjam-jam bahkan ada warga antre saat malam karena menghindari antrean panjang.

Di siang hari untuk mendapatkan air bersih sebanyak satu jerigen dan satu ember, sebagian warga ada  yang harus mengkonsumsi air kubangan yang ada disalah satu tempat sumber air yang sudah mulai mengering.

“Selaku kepala Desa saya hanya menyampaikan harapan warga di dua dusun, berharap bantuan pemerintah baik solusi juga bantuan air bersih, pasalnya selama warga kesulitan air bersih, warga tidak mendapat bantuan air dari pemerintah” tutur Syaifudin saat ditemui suarajatimpost.com, Senin, (19/09).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo Zainul Arifin tidak menampik adanya kekeringan yang melanda di banyak daerah Di kabupaten Situbondo, dan BPBD sudah mempetakan daerah yang terdampak kekeringan secara rutin, berdasarkan data di BPBD ada 10 Desa dari 8 Kecamatan yang rutin terdampak kekeringan.

“BPBD juga sudah mendahului membuat surat edaran ke Kepala desa – kepala Desa dari 2 bulan lalu, kami menunggu kira-kira Desa mana yang butuh bantuan air bersih, namun sampai saat ini belum ada satupun jawaban dari Kepala desa yang sudah kami surati”ujar Zainul Arifin.                                             

Berdasarkan data  BPBD Situbondo , Sebanyak  3.797 kepala keluarga (KK) atau 8.533 jiwa kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan Situbondo. Jumlah warga tersebut tersebar di 14 dusun di delapan kecamatan di Situbondo, tahun 2015 BPBD mendistribusikan  air bersih dilakukan secara bergilir di 22 titik.

“Khusus untuk dua dusun didesa semambung yang dibutuhkan adalah Pipanisasi, suplay air bersih tidak bisa dilakukan karena jalan/medan sangat sulit di jangkau dengan truck tangki yang bermuatan air bersih bisa guling trucknya mas” Pungkas Zainul pada wartawan.

Reporter :
Editor :
Berita 2
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Misteri Potongan Kaki di Jalan Tol Jombang Mojokerto, Ada Titik Terang

Komentar Anda