UniqMag
spece

Indeks Keparahan Kemiskinan di Jember Meningkat

berita terkini
Salah satu contoh kemiskinan di Jember
Berita 1

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Meski persentase kemiskinan di Kabupaten Jember tahun 2018 mengalami penurunan di banding tahun 2017, namun tingkat keparahan dan kedalamannya semakin meningkat. 

Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember Indria Purwaningsih Rabu (03/01/2019) sore.

Indri menjelaskan, bahwa persentase kemiskinan Kabupaten Jember tahun 2018 mengalami penurunan 1,02 persen dibanding tahun 2017 lalu, yakni dari 11 persen turun menjadi 9,98 persen. 

"Artinya hingga saat ini masih ada sebanyak 243.042 jiwa penduduk Jember masuk kategori miskin," sebutnya.

Kendati demikian, kata Indri ternyata penurunan persentase kemiskinan berbanding terbalik dengan tingkat keparahan, dan kedalaman kemiskinan di Kabupaten Jember. 

"Untuk tahun 2018 ini tingkat kedalaman kemiskinan Kabupaten Jember meningkat 0,12 persen dibanding tahun 2017 lalu, yakni dari 1,33 persen menjadi 1,45 persen," bebernya.

 Sementara untuk tingkat keparahan, lanjut Indri mengalami peningkatan dari 0,28 persen menjadi 0,33 persen.

"Kabupaten Jember penduduk yang dikategorikan miskin adalah mereka yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan, yakni di bawah Rp 324.174," pungkasnya.

Reporter : Imam Khairon
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Masyarakat Sumenep Diimbau Tidak Sembelih Sapi Betina Produktif

Komentar Anda