UniqMag
Diknas Jombang

Asosiasi Media Online Sumenep, Kutuk Aksi Premanisme Terhadap Wartawan Bangkalan

berita terkini
Ilustrasi (Google)
Berita 1

SUMENEP, (suarajatimpost-com) - Terkait dugaan penganiyaan wartawan Radar Madura oleh sejumlah oknum PNS PU Binamarga Bangkalan, Asosiasi Media Online Sumenep (Amos) mengutuk tindakan premanisme tersebut.

Ketua Amos, Moh Hayat mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan oleh oknum PNS tersebut sudah termasuk dalam menghalangi tugas wartawan yang dilindungi UU.

“Kan sudah jelas undang-undangnya Pers No.40/1999 pasal 18 Ayat 1," tutur Hayat, Rabu (21/9).

Ia menambahkan, pasal 18 Ayat 1 UU Pers No.40/1999 berbunyi setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan perbuatan berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan kemerdekaan pers dalam mencari, memperoleh, dan menyampaikan gagasan dan informasi, terkena sanksi ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda maksimal Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Bahkan menurutnya, tidak seharusnya perlakukan premanisme oleh Oknum PNS terjadi, apalagi terhadap wartawan.

"Kita harus menggalang solidar untuk teman kita yang menjadi korban tindakan premanisme," imbuhnya.

Pihaknya berharap inseden tersebut tidak terulang lagi kepada wartawan yang lainnya.

Reporter : Hairul Arifin
Editor :
Berita 2
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Korban Meninggal KM Arin Jaya Sumenep Terus Bertambah, Jumlah Terakhir 21 Orang

Komentar Anda