UniqMag
spece

Usai Dikritik DPRD, Wabup Jombang Lakukan Kunjungan Pasien DBD

berita terkini
Wakil Bupati Jombang Sumrambah Saat Meninjau Lahan RSUD Usai Melihat Pasien DBD.
Berita 1

JOMBANG, (suarajatimpost.com) - Setelah menjadi perbincangan dikalangan masyarakat serta mendapat sorotan DPRD Jombang, Pemkab Jombang melalui orang nomer 2 di Kabupaten Jombang pagi tadi, melakukan kunjungan pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (4/2/2019).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati selaku orang nomer 2 di Kabupaten Jombang ini, melihat langsung pasien DBD yang dirawat di bekas ruang bermain serta di lorong pelayanan.

"Dari apa yang kita lihat memang tidak seperti yang diberitakan. Mungkin masyarakat melihat gejala panas langsung justifikasi ini adalah DB, Dari yang masuk itu hanya 10 persen sampai 15 persen," kata Sumrambah Wakil Bupati Jombang pada sejumlah wartawan.

Sumrambah mengatakan bahwa pasien dengan gejala panas yang masuk ke RSUD Jombang belum tentu itu adalah DBD. Namun sekarang setiap pasien DBD harus dilaporkan ke Dinas Kesehatan agar tidak ada perbedaan data dan mudah dalam hal upaya pencegahan.

"Sekarang begitu ada pasien DBD lansung di laporkan ke Dinkes kemudian Dinkes melakukan pelacakan kemudian melakukan proses foging dan sebagainya dimasing masing wilayah," paparnya.

Untuk penanganan terhadap DBD saat ini dilakukan oleh tim jentik setiap desa agar tidak selalu mengandalkan pengasapan (foging,red).

"Ya, artinya hari ini kita melakukan pencegahan, kita melakukan upaya upaya preventif. Kita gerakkan semua desa untuk melakukan pemberantasan jentik nyamuk, karena kita tidak bisa mengadalkan foging artinya apa, sumber harus terselesaikan," lanjut, Sumrambah.

Sedangkan bagi pasien DBD yang sedang menjalani perawatan di RSUD sudah dilayani dengan maksimal, Sumrambah juga mengatakan bahwa pasien DBD yang di rawat di RSUD Jombang di gratis dari biaya perawatan.

"Alhamdulillah Pak Puji. Saya juga berterimakasih kepada RSUD Jombang pelayanan yang begitu luar biasakan pasien DB yang ternyata mendapat support bantuan dari pemerintah dan rumah sakit sehingga mereka mendapatkan pelayanan yang gratis," imbuhnya.

Namun, dibalik adanya pasien DBD yang kian banyak, hingga dirawat di lorong serta ruang bermain, pastinya ada yang kurang yakni sebuah ruang perawatan secara otomatis Pemkab Jombang mempunyai peluang atau alasan untuk membangun atau merehab gedung.

"Artinya rumah sakit terus akan berbenah dan juga pada tahun ini, Insyaallah kita akan melakukan penambahan gedung," ungkap Sumrambah.

Reporter : Hariyanto
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Diduga Kecapean, Tiga Penyelenggara Pemilu di Sumenep Meninggal

Komentar Anda