UniqMag
spece

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Tangkap 15 Pelaku Judi di Tujuh Lokasi

berita terkini
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard M Sinambela saat melaksanakan rilis
Berita 1

SURABAYA, (suarajatimpost.com) - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Berhasil Tangkap 15 Pelaku Judi di Tujuh Lokasi berhasil mengamankan sebanyak 15 orang tersangka judi di Wilayah jawa Timur. Tersangka yang diamankan mulai dari bandar judi, pengepul hingga pengecer.

Dari 15 tersangka tersebut diketahui bernama Warsito (42) selaku bandar asal Madiun, Agus Suharno (46), Karmin (49), Paimin (45), ketiganya asal Pati, Jawa Tengah yang juga selaku bandar togel.

Lalu Sutrimo Alex Saputra (56), Rusdi (55), keduanya asal Tuban, M Rokim (42) asal Lamongan, Tukirin (43), Abdul Wakhid (46), Agus sutrisno (44) ketiganya asal Malang, mereka selaku pengepul.

Sedangkan Mito (51) dan Ahmad Santoso (54) keduanya asal Malang, Santoso (40), Taslan (56) serta Toegijono (61) asal Tuban, kelima tersangka tersebut diketahui sebagai pengecer dalam kasus judi tersebut.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, pengungkapan kasus judi ini dilakukan selama empat hari. Yakni, tanggal 1 hingga 4 Februari 2019.

"Ini kita tindak di beberapa wilayah di Jawa Timur, diantaranya di Tuban, Malang, Lamongan. Kemudian hingga sampai pengembangan di wilayah Pati, Jawa Tengah," kata AKBP Leonard M Sinambela, Senin (11/2/2019) di Mapolda Jatim.

Jenis judi yang diungkap meliputi judi online, judi dadu dan judi togel dengan perputaran uang yang beredar mulai hanya belasan juta hingga puluhan juta rupiah. Namun disampaikan Leonard, pada saat penggerebekan pelaku judi, pihaknya cuma berhasil mengamankan barang bukti belasan juta rupiah.

Seperti pada kasus judi togel yang terjadi di Tuban, Jawa Timur misalnya. Barang bukti uang tunai yang diamankan, sebesar Rp18.360.000 beserta alat judi dan alat komunikasi yang digunakan oleh para pelaku dalam menjalankan bisnis haramnya tersebut.

"Omzetnya bervariasi ada yang hanya jutaan rupiah hingga puluhan juta rupiah. Yang kita sita barang bukti untuk uang total adalah Rp24 juta kemudian rekapan hasil perjudian, alat komunikasi yang digunakan adalah hanphone," lanjutnya.

Atas perbuatan tersangka, mereka terancam pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Reporter : Tarmuji
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Diduga Kecapean, Tiga Penyelenggara Pemilu di Sumenep Meninggal

Komentar Anda