UniqMag
Diknas Jombang

2900 Rumah di Tulungagung Difogging Cegah DBD Meluas

berita terkini
Petugas kesehatan saat membagikan abate (obat nyamuk) kepada masyarakat peserta Baksos
Berita 1

TULUNGAGUNG (Suarajatimpost.com) - Senin (04/03) pagi, ribuan rumah di Kecamatan Campurdarat Tulungagung mendapatkan jatah fogging gratis yang dilaksanakan oleh Polres Tulungagung yang bekerja sama dengan Pemkab Tulungagung.

Kecamatan Campurdat dipilih karena disinyalir menjadi wilayah yang menunjukan peningkatan temuan kasus DBD, selain 4 Kecamatan yang telah masuk zona merah DBD. 

Bertepatan dengan permasalahan soal DBD tersebut, Polres Tulungagung menginisiasi kegiatan fogging gratis serta pembagian ribuan obat pembasmi jentik nyamuk. 

Kapolres Tulungagung, Akbp Tofik Sukendar menuturkan, kegiatan fogging yang dilaksanakan selain untuk mencegah perkembangan DBD juga ditujukan sebagai sosialisasi kamtibmas yang sejuk dalam menyambut Pileg dan Pilpres mendatang. 

"Kami dari jajaran Polres Tulungagug bekerja sama dengan jajaran, pemerintah kabupaten Tulungagung melaksanakan fogging dan pemberian abate kepada masyarakat. 
Alasan kita memilih merupakan titik terpapar yang bahaya DBD,
selain kepedulian kita terhadap bahayanya
juga membawa upaya yang dingin dan sejuk dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres," jelasnya.

Selain itu, fogging yang dilaksanakan merupakan program bakti sosial lanjutan dari beberapa baksos yang sebelumnya telah dilaksanakan. 

"Selain itu kegiatan ini, juga lanjutan kegiatan baksos sebelumnya, pengobatan gratis, kitan masal gratis, sekarang DBD," paparnya. 

Sementara itu, pihak kepolisian menegaskan jika kegiatan yang dilaksanakan murni untuk Baksos dan antisipasi Kamtibmas jelang Pileg dan Pilpres. 

"Kita laksanakan lebih dimana titik rawan terhadap DBD," tukasnya. 

Dari data yang dihimpun, wilayah Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu Kabupaten yang masuk zona merah DBD di Provinsi Jawa Timur. Tercatat, sepanjang 2019 ditemukan 650 kasus dengan 9 kematian.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Kasihan, Wanita Ini Lahirkan Bayi Mungil Saat Jadi Penghuni Lapas Kelas II B Tulungagung 

Komentar Anda