UniqMag
spece

Plt Bupati Tulungagung: Minta Sekolah Kurangi Dahan Pohon Yang Dekat Kelas

berita terkini
Plt Bupati Tulungagung saat dijumpai beberapa waktu yang lalu
Berita 1

TULUNGAGUNG (Suarajatimpost.com) - Terkait antisipasi hal buruk soal pohon tumbang, seperti kejadian beberapa waktu yang lalu pohon tumbang menimpa beberapa kelas di SMPN 1 Gondang, dan mengkibatkan satu kelas rusak parah. 

Pihak Pemkab secara khusus meminta kepada Dinas Pendidikan, untuk memperhatikan keberadaan pohon tinggi  yang berpotensi berbahaya apabila terjadi pohon tumbang, guna mengantisipasi dampak buruk angin kencang.

Pihak Pemkab berharap, supaya pihak sekolah sudah harus memantau dan apabila diperlukan memotong dahan pohon secukupnya yang dekat dengan kelas supaya tidak sampai lagi menimpa. 

Diberitakan sebelumnya, angin kencang yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Tulungagung minggu kemarin, sedikitnya merusak ratusan rumah dan mengkibatkan beberapa ruang kelas dari satu sekolah rusak. 

Menyikapi hal itu, Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menjelaskan, puting beliung yang terjadi menerjang 4 wilayah kecamatan, yaitu Ngunut, Sumbergempol, Pakel,  Dan Gondang. 

"Ada sekitar 492 rumah dan kita sudah memberikan bantuan," paparnya. 

Untuk sekolah, pihak Pemkab langsung memerintahkan untuk segera dilakukan perbaikan. 

"Termasuk untuk sekolah. Saya suruh bongkar karena tempat pendidikan tempat anak sekolah, sangat riskan dengan kondisinya, berbahaya, tak boleh ada anak-anak main disitu," jelasnya. 

Selain itu, untuk antisipasi pihak Pemkab meminta supaya memotong dahan pohon yang berpotensi bernahaya saat terjadi angin kencang. 

"Dekat dengan ruang kelas di potong. Kalau udah tumbuh kan semi lagi," tukasnya. 

Ditanya soal target pemulihan sekolah pihak Pemkab berupaya secepatnya. 

"Pemulihan sekolah, lebih cepat lebih bagus. Karena bencana alam itu diluar dugaan," paparnya. 

Untuk dana pembangunan rehabilitasi sekolah, pihak Pemkab menjelaskan bahwa dana yang digunakan merupakan dana bencana alam yang tersedia dalam alokasi khusus.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Masyarakat Sumenep Diimbau Tidak Sembelih Sapi Betina Produktif

Komentar Anda