UniqMag
spece

Sejumlah Alumni Pesantren se-Madura Deklarasi Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

berita terkini
Sejumlah alumni Pondok Pesantren saat hadiri Acara Halaqah Wathaniyah
Berita 1

SUMENEP, (suarajatimpost.com) - Sejumlah kiai muda dan para alumni pesantren se Madura bertemu di Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Minggu (24/3/2019).

Mereka berkonsolidasi serta mendeklarasikan kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Sumber Mingsoy, Desa Bragung.

Para kiai dan alumni pesantren yang berasal dari sejumlah daerah di Madura itu meneguhkan komitmen untuk memenangkan calon presiden nomor urut 01.

Acara yang dikemas dengan Halaqoh Wathaniyah dengan tema Satukan Munajat Menuju Indonesia Bermartabat itu dihadiri oleh KH. Faris Hamdi Siraj (PP. Annuqayah), KH. Qusyairi A. Zaini, dan KH. Muhammad Widadi (PP. Al-Isaf).

KH. Qusyairi A. Zaini, kordinator Halaqoh Wathaniyah tersebut merapatkan barisan guna memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Madura.

Secara khusus Ia juga menyatakan bahwa santri dan para alumni harus bersama kiai. Semboyan tersebut merupakan arti dari ikut atau mengantarkan kiai. Hal tersebut juga menjadi prinsip penting bagi kalangan Nahdliyin dalam menyambut Pilpres 2019 ini.

"Prinsip dasar santri berasama kiai atau ulama seharusnya tidak perlu lagi diperdebatkan sehingga semua potensi bisa bersatu dan menyatu untuk kemenangan pasangan nomer urut 01 karena hanya pasangan itu yang mengusung kiai Sepuh NU yang kita hormati bersama yaitu KH Ma'ruf Amin," terangnya.

Sementara Gus Imamudin, koordinator kegiatan mengaku sudah tidak ada alasan lagi bagi para kiai dan alumni pesantren yang notabenenya sudah digodok oleh para kiai untuk tidak mendukung Capres 01.

Selain itu juga tidak ada pilihan lain bagi mereka untuk tidak memberikan dukungan kepada KH Ma'ruf Amin yang juga merupakan seorang kiai.

"Karena Capres yang ada kiainya cuma Ma'ruf Amin, pasangan nomer urut 01. Jadi kalau yang lain nggak ada kiainya. Nah kami harapkan, himbauan kepada masyarakat, tidak ada pilihan lain untuk para alumni selain memilih Ma'ruf Amin," terangnya.

Imad menambahkan pihaknya bertekad untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf dengan cara masuk ke seluruh pelosok kampung per kampung di Madura. Dengan begitu pasangan Jokowi-Ma'ruf dapat memenangkan Pilpres 2019 mendatang.

"Hari ini pesertanya sudah 500 orang. Dari unsur kiai dan para alumni atau santri. Kami berharap kekuatan ini akan menambah stimulan Jokowi-Ma'ruf di Madura," tandasnya.

Imad juga menampik dukungan yang diberikan pihaknya kepada Jokowi-Ma'ruf akan menimbulkan perpecahan di kalangan umat Islam. Pasalnya, masyarakat sudah cerdas menilai mana figur yang dianggap benar-benar kiai.

"Saya pikir masyarakat bisa menilai kiai yang ada di sebelah dengan kiai yang mendukung Ma'ruf Amin, masyarakat akan bisa menilai mana yang betul-betul kiai yang punya jamaah dan santri dan mana kiai-kiai yang hanya sebatas kiai yang hanya menjelek-jeleki dan membuat sebaran hoax," pungkasnya.

Reporter : Hairul Arifin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya TNI Lumajang Turut Bagikan Masker Di Wilayah Terdampak Abu Vulkanik
Berita Selanjutnya Kapolres Bojonegoro Pastikan Rekapitulasi Pemilu 2019 Dijamin Aman

Komentar Anda