UniqMag
spece

Pemkab Probolinggo Gelar Bimtek Penguatan Kelembagaan Pemanfaatan Energi

berita terkini
Pada saat acara bimtek berlangsung
Berita 1

PROBOLINGGO, (suarajatimpost.com) - Pemerintah Kabupaten Probolinggo melaluo Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengadakan bimtek penguatan kelembagaan pemanfaatan energi terbarukan berupa Pembangkit Tenaga Listrik Mikro Hidro (PLTMH) di hotel dan Waterpark Kampoeng Kita di desa Condong Kecamatan Gading, Senin (01/04/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta dari unsur BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), perangkat desa dan masyarakat dari Desa Kalianan Kecamatan Krucil. 

Sebagai narasumber hadir dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo, Tenaga Ahli Pendamping Kabupaten Probolinggo dan Tenaga Ahli PLTMH Lumajang.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Kepala Bidang Perindustrian Sri Edi Lestarini mengatakan Desa Kalianan Kecamatan Krucil sengaja dipilih karena potensi sumber daya air yang sangat besar berupa air terjun. 

Nantinya sumber air terjun ini bisa dimanfaatkan untuk program PLTMH untuk memenuhi kebutuhan listrik dan menumbuhkan sektor IKM masyarakat.

“Arahnya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Terlebih di Kecamatan Krucil masuk dalam kategori daerah tertinggal karena salah satu indikatornya adalah pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat. Tetapi bukan berarti listrik belum masuk, tetapi hanya sebagian dusun saja yang belum teraliri listrik,” katanya.

Menurut Sri Edi, selama ini di Desa Kalianan Kecamatan Krucil memang sudah ada program PLTMH yang didanai dari APBD Provinsi Jawa Timur. Hanya saja kondisinya saat ini tidak terawat karena kurangnya perawatan. 

“Kami ingin menghidupkan kembali keberadaaan PLTMH tersebut agar bisa dimanfaatkan melalui BUMDes yang didanai DD (Dana Desa),” jelasnya.

Sri Edi menerangkan, jika listrik sudah mengalir dengan baik maka sektor IKM bisa berproduksi sepanjang hari tidak tergantung hanya pada pagi hari saja. Hal ini penting untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa melalui pemanfaatan energi sumber daya air terbarukan.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada masing-masing unsur agar dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Dengan demikian, potensi sumber air tersebut bisa dimaksimalkan untuk program PLTMH. Jika listriknya sudah berjalan, maka nantinya bisa dijual kepada PLN. Selanjutnya PLN bisa menjualnya lagi kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini Sri Edi mengharapkan masyarakat memahami dan bisa memanfaatkan potensi daerahnya untuk meningkatkan lagi perekonomian daerah. Karena jika potensi itu dikelola dengan baik, maka sektor IKM juga akan terdongkrak. 

Dengan demikian bisa merekrut tenaga kerja. Karena BUMDes butuh tenaga kerja untuk merawat dan memperbaiki timbulnya lapangan pekerjaan.

"Sumber daya listrik merupakan hal penting dan jika semua sudah bisa dipenuhi maka IKM-IKM baru yang akan mampu dan bisa membuka lapangan kerja sehingga kemiskinan dan penganguran dapat kita tangani," ungkapnya

Reporter : Ubed
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Gasak Motor Saat Buka Puasa, Pria Bertato asal Lumajang Nyaris Dihakimi Warga Jember

Komentar Anda