UniqMag
Diknas Jombang

Rakus, Pencuri Kayu di Tulungagung Babat Pohon Sono Keling Pinggir Jalan

berita terkini
Ilutrasi/net
Berita 1

TULUNGAGUNG (Suarajatimpost.com) - Sembilan pohon sono keling, di beberapa titik sepanjang jalan nasional Tulungagung - Blitar, ditebangi oleh pencuri rakus. Betapa tidak, tergiur karena harga yang tinggi dan mahal, pohon yang seyogyanya jadi pengontrol kesehatan udara di pinggir ruas jalan raya nasional malah di tebangi secara liar. 

Sono keling keling yang ditebangi secara liar tersebut, telah berusia sekitar 20 tahun lebih. Meskipun jenis pohon ini bukan termasuk jenis pohon yang dilindungi, namun masuk ke dalam golongan apendix II yang harus di kontrol dalam penebangan dan peredarannya. 

Ketua PPLH (Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup) Mangkubumi, Ichwan Mustafa menuturkan, jika pihak terkait harus segera mengusut tuntas kejadian tersebut. 

"Ini sudah melanggar aturan dan tidak sesuai prosedur karena tidak ada surat resminya," paparnya. 

Sementara itu, dari data yang dihimpun, rabu (3/4/2019) kemarin, Dinas Kehutanan Pemprov Jatim telah meninjau lokasi dan telah melakukan identifikasi. 

Selain itu, pihak Pemprov masih akan mengecek ulang terkait keberadaan lahan tempat pohon hidup, karena berada diantara jalan provinsi ataupun lahan nasional. Bilamana nanti letaknya berada di lahan milik Pemerintah pusat maka permasalahan tersebut akan dihendel langsung oleh Pemerintah pusat.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Kasihan, Wanita Ini Lahirkan Bayi Mungil Saat Jadi Penghuni Lapas Kelas II B Tulungagung 

Komentar Anda