UniqMag
spece

Dr. Retno Warasati Sebut Pelayanan Puskesmas Tapen Sesuai Prosedur

berita terkini
Puskesmas Tapen
Berita 1

BONDOWOSO, (suarajatimpost.com) - Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Dr. Retno Warasati bantah jika pelayanan terhadap pasiennya atas nama Na'am (60) korban kecelakaan, dianggap lemah dan lamban.

Menurutnya, pasien korban kecelakaan di jalan Desa Mrawan yang mengalami patah tulang tersebut, sudah ditangani sesuai dengan standar prosedur.

"Penanganan awal dilakukan oleh 2 orang perawat Puskesmas kami, sesuai dengan arahan dan perintah Dr. Nur Lukman," Ungkap Dr. Retno Warasati melalui keterangan persnya, Senin (8/4/2019).

Retno menjelaskan, saat masih berada di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Tapen, Kondisi pasien itu baik dan komunikasinya lancar dengan perawat.

Menurutnya, tindakan yang sudah dilakukan oleh perawat sudah sesuai standar prosedur penangan patah tulang. Baik dimulai dari pembersihan luka, tutup luka, pasang bidai untuk fiksasi, termasuk melakukan penanganan jahit pada bagian yang luka baik dipelipis dan lainya.

"Tindakan untuk stabilisasi kondisi juga telah dilakukan bersamaan. Meliputi pasang infus, injeksi anti nyeri dan cek tanda vital yang hasilnya semua bagus dan stabil, sembari pihak Puskesmas menyiapkan ambulance untuk merujuk," sambungnya

Retno menerangkan, waktu itu driver pertama tidak ada di Puskesmas karena ijin menjenguk ibunya yang sedang sakit di Desa Tegalpasir Kecamatan Jambesari.

Lebih lanjut Retno menuturkan, karena driver pertama berhalangan, akhirnya driver ke dua yang rumahnya di Desa Wonokusumo dikondisikan mengemudi mobil ambulance untuk merujuk pasien ke rumah sakit umum.

"Akhirnya pasien jam 16.46 WIB, tiba di UGD rumah sakit umum Dr. Koesnadi Bondowoso untuk dilakukan penanganan lebih lanjut pada pasien yang kondisi kesadaranya dalam keadaan stabil dan bisa berkomunikasi dengan baik," ujarnya.

Katanya, semua tindakan dan persiapan rujukan termasuk konsultasi dengan dokter dan perawat UGD rumah sakit umum sudah dilakukan dalam waktu 30-45 menit.

"Semua penanganan sudah sesuai prosedur kreteria penangan pasien patah tulang. Dengan total waktu mulai pasien datang sampai berangkat di rujuk waktunya kurang lebih 50-60 menit untuk melakukan semua tindakan dan persiapan rujukan," pungkasnya.

Reporter : Ubed
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Lions Club Surabaya Grand Tanamkan Rasa Cinta Kasih pada Miss Grand 2019

Komentar Anda