UniqMag
Diknas Jombang

Driver Ojek Online Lurug Kantor Cabang Gojek Pasuruan

berita terkini
Ratusan Driver Gojek saat melurug kantornya
Berita 1

PASURUAN, (suarajatimpost.com) - Ratusan Driver Ojek Online lurug Kantor Cabang Gojek Pasuruan dengan membentangkan spanduk persatuan Gojek wilayah Pasuruan Barat (PasBar).

Senin (08/05/2019), para persatuan Gojek Pasuruan Barat, yang meliputi wilayah Gempol, Bangil, Pandaan, Sukorejo, Purwosari, Purwodadi dan sekitarnya, lurug kantor Gojek yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pasuruan.

Mereka berkumpul di kantor Gojek Cabang Pasuruan karena ingin meluruskan serta klarifikasi mengenai pemutusan kerja massal pada aplikasi yang muncul di notifikasi Gojek yang mereka miliki.

Notifikasi yang muncul pada aplikasi para Driver Gojek dirasa membuat sakit hati para Driver, dikarenakan adanya kata yang dianggap tidak pantas dan menuduh jika para  Driver Gojek sudah menerima order fiktif dari customer.

Adapun pesan yang muncul pada notifikasi aplikasi Gojek, yakni bertuliskan “Anda Terkena Putus Mitra karena terindikasi tergabung dalam sindikat pelaku order fiktif. Segera hubungi Kantor Gojek sesuai area registrasi anda dengan membawa buku tabungan dan materai Rp.6.000 untuk pencairan dana & pengambilan dokumen jaminan”.

Kata-kata yang diduga dari pihak management Gojek tersebut dianggap tidak pantas dan menyakiti hati para Driver Gojek yang menerima notifikasi.

Diketahui sebanyak 17 orang Driver Gojek dengan wilayah operasi di Pandaan, mendapatkan notifikasi tersebut dan tidak dapat bekerja karena langsung diputus kerja oleh pihak management Gojek.

Harsoyo, selaku ketua persatuan Gojek Pasuruan Barat mengatakan, bahwa pihaknya tidak pernah merasa menerima order fiktif dari customer dan yang seharusnya tahu tentang permasalahan tersebut adalah management.

“Dari rekan kerja sesama Gojek tidak pernah merasa ada yang mengambil order fiktif. Seharusnya management PT.Gojek Indonesia tahu jika ada Driver yang nakal, karena kita hanya menjalankan aplikasi yang ada dari management Gojek,” terang Harsoyo saat di Kantor Gojek.

Menurut Manajemen Gojek Indonesia Cabang Pasuruan, adanya kesalahan pada sistem aplikasi yang menyebabkan ke 17 Driver mitra Gojek menerima notifikasi pemutusan hubungan kerja kepada nomor Handphone para driver.

Seluruh Driver Gojek yang datang menuntut agar pihak PT.Gojek Indonesia harus memberikan alasan serta klarifikasi terkait adanya 17 orang yang diputus hubungan kerja sebagai mitra.

Jonathan yang mewakili pihak management Gojek Cabang Pasuruan menjelaskan permasalahan yang dialami oleh 17 orang Driver Gojek. Dirinya mengatakan tidak tahu mengenai adanya notifikasi yang diterima oleh para Driver dan menyarankan agar 17 orang Driver melakukan Banding melalui aplikasi atau datang langsung ke kantor Cabang Pasuruan.

“Saya baru tahu masalah ini dari para Driver yang melakukan unjuk rasa ke Kantor Gojek Pasuruan saat ini. Kalau memang tidak merasa mengambil order fiktif Driver akan kita verifikasi ulang agar masuk menjadi mitra. Kalau ditemukan hal yang memang melanggar, maka pihak Gojek tidak akan memakai Driver tersebut untuk menjadi mitra,” terang Jonathan.

Dikatakan oleh para Driver Gojek, bahwa wilayah Pasuruan barat adalah wilayah yang berzona merah, maka dari itu Driver Ojek Online harus berhati-hati untuk menjalankan aplikasi dalam menerima order dari konsumen, dikarenakan sering terjadi Driver Gojek bersitegang dengan Driver ojek pangkalan.

Reporter : Sukron
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Kasihan, Wanita Ini Lahirkan Bayi Mungil Saat Jadi Penghuni Lapas Kelas II B Tulungagung 

Komentar Anda