UniqMag
spece

Merinding, Jutaan Orang Berdo’a dan Bermunajat Untuk Kemenangan Prabowo Sandi

berita terkini
Potret suasan peserta kampanye akbar paslon 02 dari kamera drone di atas
Berita 1

JAKARTA, (suarajatimpost.com) - Berbagai lapisan masyarakat yang telah ikut merayakan kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan, Jakarta Pusat, yang dikemas dengan sholat tahajud dan sholat shubuh berjamaah serta doa Munajat mengetuk Pintu Langit, membuat kita merinding. Hal ini disampaikan Wibisono selaku Ketua Pendiri Garda PAS.

Wibisono mengungkapkan, antusiasme masyarakat untuk menghadiri Kampanye Akbar ini akan membuat siapapun takjub. Seakan menunjukan isyarat kemenangan bagi Prabowo-Sandi di Pemilu tahun ini.

“Pada saat pintu dibuka, lapangan utama dan tribun GBK dalam sekejap menjadi lautan massa serba putih, saya merinding melihat antusias masyarakat ikuti acara ini, dari mulai sholat tahajud berjamaah sampai dengan sholat subuh, belum lagi, masih banyak massa tertahan di luar karena tak tertampung,” tuturnya melalui keterangan tertulisnya yang dikirim ke media ini. Senin, (08/4/2019).

Lanjut Wibi, acara bertambah meriah ketika disebut nama Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, saat hadir jelang sholat subuh, Massa seketika berdiri dan menggemakan nama Prabowo di seluruh arena stadion bergemuruh.

"Prabowo, Prabowo, Prabowo!" seru hadirin.

Massa yang hadir di GBK diklaim jumlah massa lebih dari satu juta orang bahkan beberapa pengurus Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi mengklaim massa yang hadir ada tujuh juta orang. Kerumunan akbar ini kemudian diklaim sebagai tanda-tanda kemenangan Prabowo-Sandi.

“Menanggapi hal tersebut, saya kutip tulisan Direktur Lembaga Survei Politik Indonesia Budiyana Saifullah menyatakan hadirnya amat banyak sekali massa di kampanye Prabowo kali ini justru menunjukan telah terjadi transformasi gerakan, dari gerakan yang terbungkus agama menjadi gerakan politik kongkrit, walau masih berbaju agama,” tambahnya.

Masih dengan kutipan Budiyana, ia menduga massa yang hadir di GBK adalah juga massa yang hadir dalam reuni 212 beberapa bulan yang lalu. Menurutnya gerakan yang sekarang jauh lebih jantan karena stricly politic atau bisa disebut cukup jelas warnanya.

Dampak elektoral dari kampanye akbar ini, lanjut Wibi, yang paling menonjol adalah dampak konsolidasi pendukung. “Sama halnya reuni 212, kampanye akbar kali ini juga merupakan konsolidasi strong supporter. Waktu reuni 212, walau terbungkus kegiatan keagamaan, yang kumpul adalah pendukung Prabowo apalagi sekarang,” tandasnya.

Kata Wibi, kampanye ini sangat luar biasa dahsyatnya, Kalau dampak elektoral adalah kenaikan elektabilitas secara signifikan pasca kampanye ini, Jadi, yang menarik dari kampanye kali ini justru adalah transformasi gerakannya.

“Sebagaimana prediksi banyak pengamat, dan politisi bahwa kampanye akbar ini membuktikan rakyat Indonesia benar-benar ingin memiliki pemimpin baru di tahun ini,” tutup Wibisono yang juga sebagai Pembina Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia tersebut. 

Reporter : Arianto
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Gubernur Jatim Beri Penghargaan kepada Para Pejuang Pemilu 2019 yang Gugur di Bojonegoro

Komentar Anda