UniqMag
spece

Kepala SMPN 2 Tulungagung Resmi Jadi Tahanan Kejari

berita terkini
Rahmat Hidayat, saat dikonfirmasi awak media
Berita 1

TULUNGAGUNG (Suarajatimpost.com) - Pasca pelimpahan tahap dua dari kepolisian Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Tulungagung, kini EP kepala SMPN 2 Tulungagung resmi di tahan Kejari selasa (9/4) siang. EP terjerat kasus pungli PPDB pada tahun ajaran 2017/2018 kemarin. 

Sebelum resmi menjadi tahanan Kejari, proses penyidikan berjalan alot dengan terbukti proses penyidikan yang memakan waktu yang lumayan panjang. 

Dalam pelimpahan yang dilaksanakan tersebut, kepolisian ikut menyertakan beberapa barang bukti yaitu ponsel berserta simcard milik EP, sebuah ponsel milik Rudi Bastomi (terpidana sebelumnya yang sudah bebas), SK panitia PPDB, SK CPNS dan PNS atas nama EP, dan SK Bupati tentang pengangkatan EP. 

"Setelah tahap dua ini dinyatakan selesai, otomatis penyidikan perkara kasus korupsi SMPN 2 Tulungagung juga dinyatakan selesai," jelas AKP Sumaji, Kasubbag Humas Polres Tulungagung. 

Sementara itu, Kasi Intelejen Kejari Tulungagung, Rahmat Hidayat menuturkan, setelah barang bukti beserta tersangka diterima, pihaknya langsung melakukan penahanan kepada tersangka. 

"Sidangnya kan nanti di Pengadilan Tipidkor Surabaya, kalau ditahan nanti biar cepat selesai prosesnya tidak harus menunggu," jelasnya. 

Penahanan bakal dilakukan selama 20 hari kedepan terhitung sejak selasa (9/4) kemarin. Serta, secepatnya pihak Kejari juga bakal menunjuk JPU dalam kasus tersebut. 

Selain itu, penasehat hukum tersangka sempat mengajukan supaya dijadikan tahanan kota, namun pihaknya tidak mengizinkan pengajuan tersebut. 

"Saat ini tersangka kan sehat, proses tahap dua kemarin proses sempat terhambat karena tersangka sakit," tukasnya.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Majelis Hakim Putuskan American Pillo Tidak Terbukti Melanggar Merek

Komentar Anda