UniqMag
spece

Miliki JKN-KIS, Sa'adah Lega Suaminya Dapat Perawatan Yang Baik

berita terkini
Sa'adah saat menunjukkan kartu sehatnya
Berita 1

PASURUAN, (suarajatimpost.com) - Penyakit kerap datang di usia senja, hal tersebut dirasakan oleh Muhammad Sholeh (90), warga Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, yang tengah terbaring lemah.

Pasalnya, sudah satu minggu ia menjalankan perawatan di rumah sakit dan ditemani oleh istrinya yang bernama Sa’adah (55) dan berjuang melawan sakitnya.

Sholeh, sapaan akrabnya, mengidap komplikasi beberapa bulan belakang.

“Sudah seminggu kami di rumah sakit. Suami saya terkena komplikasi. Dokter menganjurkan perawatan di rumah sakit karena kondisinya yang semakin lemah,” terang sang istri.

Sa’adah menambahkan, gejala yang dirasakan sang suami begitu banyak. Sejak 2 bulan terakhir, Sholeh sering mengeluh pusing dan muntah-muntah.

Setelah di cek, tekanan darah sang suami begitu tinggi dan puncaknya, Sholeh sampai pernah tak sadarkan diri.

Tahu akan kondisi ini, Sa’adah bergegas membawanya ke rumah sakit.

“Suami saya sering merasakan pusing sebelumnya, kadang sampai muntah-muntah sampai tak sadarkan diri. Saya minta bantuan tetangga yang kebetulan perawat untuk lihat suami. Ternyata tekanan darahnya sedang tinggi. Tak pikir panjang saya bawa suami ke rumah sakit ini,” tambahnya.

Sa’adah mengungkapkan, jika ia tak lagi pusing dengan masalah biaya selama perawatan suaminya, Sa’adah bersyukur bahwa pemerintah sudah tanggap akan kondisi keluarganya yang kurang mampu untuk membayar biaya pengobatan selama di rumah sakit.

Sejak tahun kemarin, ia bersama keluarga telah terdaftar sebagai Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Menurutnya, banyak manfaat yang diperoleh dari program besutan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ini.

“Alhamdulillah, kami terbantu sekali dengan program BPJS Kesehatan. Tahun lalu saya jadi peserta JKN-KIS dan sekarang benar-benar merasakan manfaatnya. Kebetulan kami menerima bantuan ini dari pemerintah, kami bersyukur sekali,” pungkasnya.

Soal pelayanan, Sa’adah mengaku puas dengan yang diberikan rumah sakit. Selama masa perawatan, Sholeh menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Soedarsono-Kota Pasuruan. Menurutnya, tidak ada biaya sepeserpun yang diminta oleh pihak rumah sakit kepada pasiennya.

“Di rumah sakit ini, suami saya dirawat dengan baik. Petugas yang melayani sangat ramah, semua obat yang diperlukan juga disediakan. Yang terpenting semua itu tanpa tarikan biaya. Kalaupun bayar pasti mahal karena suami saya lama di sini. Sekarang saya Cuma bisa bersyukur dan berdo’a untuk kesembuhan suami,” ujarnya.

Di akhir obrolan, Sa’adah turut mengapresiasi Program JKN-KIS ini. Menurutnya, tak ada lagi kerisauan bila sedang jatuh sakit. Tentu hal ini bukan suatu keinginan, sebab hidup sehat selalu jadi prioritas utama.

Ia berharap adanya program mulia ini akan terus hadir untuk membantu orang-orang yang amat membutuhkan.

Tak lupa, ia berterima kasih kepada pihak rumah sakit atas kebaikan yang diberikan kepada suaminya.

“Terima kasih untuk pemerintah yang mengenalkan kami dengan kartu ini (JKN-KIS). Kami senang sudah menjadi bagian dari peserta BPJS Kesehatan. Terima kasih juga untuk pihak rumah sakit yang dengan sabar membantu saya dan suami,” tutupnya.

Reporter : Sukron
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Dianggap Merusak Bangsa, Aksi 22 Mei Mendapat Kecaman Dari Ketua MUI Pasuruan

Komentar Anda