UniqMag
spece

Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Probolinggo Gelar Talkshow All About Excise

berita terkini
Suasana Talkshow All About Excise
Berita 1

PROBOLINGGO, (suarajatimpost.com) - Di Indonesia APBN yang terbesar diperoleh dari Cukai Rokok, cukai rokok atau pajak rokok itu sesuai dengan pendapat ulama NU yang hukumnya wajib dibayar oleh karena itu setiap orang NU harus mengikuti amalan dari ulama NU, karena cukai rokok merupakan sumber terbesar Untuk APBN.

Hal tersebut disampaikan oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si saat menjadi narasumber dalam talkshow all about excise ketentuan di bidang cukai dan deklarasi stop rokok ilegal yang digelar Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (11/4/2019).

“Ada sebuah pertanyaan dari UKM di bawah bahwa sangat sulitnya mencari pita. Mereka sebenarnya ingin patuh, tetapi kebutuhan 1.000 hanya mendapatkan 200 pita saja. Sebagai wakil rakyat saya wajib menyampaikan agar suara UKM bagaimana mendapatkan pita cukai rokok sebagaimana memudahkan pengusaha kecil ini akhirnya supaya bangkit dan bangkit,” katanya.

Menurut Hasan, tidak akan mungkin mampu produksi rokok yang dihasilkan UKM bisa membangkrutkan pabrikan yang sudah memiliki nama besar. Karena tidak mugkin UKM itu memasarkan produksi rokoknya kepada selera yang sudah melekat kepada masyarakat. 

“Tidak akan mungkin pengusaha besar bangkrut walaupun dikeroyok oleh UKM yang ada lahan tembakaunya,” terangnya.

Hasan meminta kepada semua elemen masyarakat agar bersama-sama mensukseskan pajak dan cukai rokok sebagai salah satu pendapatan yang menyumbang kepada APBN. Oleh karena itu, antara pabrikan dan UKM harus mampu berpartisipasi karena lahan di Kabupaten Probolinggo bertebaran di 11 kecamatan.

“Keberpihakan kita tanpa kecuali antara petani dan pabrikan tentunya akan membuat semua tersenyum. Harus tercipta kemitraan antara petani dan pabrikan yang difasilitasi oleh blandang. Mari kita dukungan pemerintah agar pendapatan dari cukai rokok ini bisa maksimal,” pungkasnya. 

Selain Hasan Aminuddin, hadir pula sebagai narasumber adalah Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Probolinggo RM. Agus Ekawidjaja dan Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto dengan moderator Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Probolinggo Santoso.

Ratusan peserta yang mengikuti acara inu terdiri dari kepolisian resort probolinggo dan semua jajaranya Kodim komando distrik militer 0820 beserta jajaranya (OPD) organisasi perangkat daerah pengelola DBHCHT dan ASN Kabupaten Probolinggo.

Reporter : Ubed
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Peduli Warga, Kades Kumpulrejo Santuni Janda dan Anak Yatim

Komentar Anda