UniqMag
spece

Pencairan Dana Desa di Jombang, Diduga Alih Fungsi Untuk Modal Pileg

berita terkini
Ilustrasi
Berita 1

JOMBANG,(suarajatimpost.com) - Sehari menjelang dilaksanakannya Pemilu 2019, ternyata Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang dikenal sebagai santri diterpa isu tidak sedap.

Isu tersebut adalah dugaan pencairan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang belum waktunya, Namun oleh sebagian desa yang ada di Kecamatan Jogoroto,  Kabupaten Jombang, ternyata pencairannya secara mendadak karena nantinya diduga akan digunakan untuk keperluan Pileg oleh anak petinggi Jombang.

Untuk menanggapi isu tersebut tim mencoba klarifikasi pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang.

Eka Suprasetyo, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menjelaskan bahwa dana desa (DD) Kecamatan Jogoroto dalam masa proses dan sebagian sudah ada yang cair.

"Belum semua desa yanga cair, baru Jogoroto, Sukosari,  Mayangan, Sumber Mulyo, Tambar," tulisnya via whatsapp. Selasa (16/4/2019).

Ketika disinggung DD dan ADD Kecamatan Jogoroto dicairkan serentak yang diduga untuk membiayai pilihan legislatif anak dari petinggi Jombang, dirinya menegaskan tidak ada hubungannya dengan pencalegkan.

"Gak tau mas, ngak ada hubungannya. Yang penting syarat pencairan terpenuhi, ya harus dicairkan tapi itu yang cair 5 (lima) desa, itu urusannya desa," terangnya.

Dilain tempat, Evi Setyorini, Kabid Pembangunan Desa DPMD Kabupaten Jombang, mengatakan bahwa DD/ADD belum ada yang cair karena bila ada pencairan pastinya DPMD ada tembusannya pada DPMD sedangkan dengan adanya isu tidak sedap, Evi menjawab tidak mengetahui perihal adanya isu dugaan pecairan DD untuk membiayai pencalegan.

"Oh, ndak tau sama sekali, karena pencairan itu butuh verifikasi oleh kecamatan dari situ langsung ke BPKAD, selama ini belum ada yang cair hanya Desa Pulosari sama Kecamatan Bareng," ungkapnya.

Diketahui dari sumber terpercaya prosedur pencairan DD/ADD harus melakukan tahapan pengajuan ke DPMD dan harus diposting sebagai syarat pencairan.

Reporter : Hariyanto
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Begini Misteri Pulau Baru di Gili Raja Sumenep
Berita Selanjutnya Dianggap Merusak Bangsa, Aksi 22 Mei Mendapat Kecaman Dari Ketua MUI Pasuruan

Komentar Anda