UniqMag
Diknas Jombang

Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Caleg DPRD Trenggalek Tidak Sama? Ini Penjelasannya

berita terkini
Rekapitulasi hasil penghitungan suara calon legislatif DPRD Trenggalek, hari kedua rapat pleno terbuka KPU
Berita 1

TRENGGALEK, (suarajatimpost.com) - Rekapitulasi hasil penghitungan suara calon legislatif DPRD Trenggalek, hari kedua rapat pleno terbuka, ditemukan adanya ketidaksesuaian suara tidak sah pada data DA, yang dibacakan oleh PPK Kecamatan Trenggalek, dengan data DA1, yang diterima oleh para saksi.

Temuan adanya ketidaksamaan data suara tidak sah ini, pertama kali di ungkap oleh Toni Saputra, saksi asal DPC PPP Kabupaten Trenggalek. 

Tony mengatakan bahwa, suara tidak sah pada data DA1, yang dibacakan oleh petugas PPK Kecamatan Trenggalek, dan data  DA1 yang diterima oleh saksi tidak sama.

"Ini data DA1 suara tidak sah, yang di sampaikan oleh PPK Kecamatan Trenggalek, dengan data DA1 yang kami terima kok, tidak sama. Tadi saat di bacakan oleh petugas PPK bahwa data DA1 jumlahnya 3509, nah sementara data DA1 yang kami terima dan tertulis di sini 3516," ungkap Toni, Selasa (30/4).

Toni lantas meminta agar petugas PPK Kecamatan Trenggalek, menerangkan di TPS mana ketidaksesuaian data tersebut terjadi. 

Menanggapi hal tersebut PPK Kecamatan Trenggalek, lantas mengakui jika memang terjadi ketidaksesuaian data antara suara tidak sah data DA1, yang dibacakan oleh petugas PPK, dengan data DA1 yang diterima oleh para saksi.

"Memang ada ketidak sesuaian jumlah suara, tidak sah yang kami bacakan, dengan yang di terima saksi. Hal ini terjadi di TPS Surodakan, suara tidak sah bertambah 8, dan TPS Sumbergedong kurang 1," ungkapnya.

Atas peristiwa tersebut, Ketua KPUD Trenggalek Suripto di ruang rapat yang digelar di hall Majapahit hotel Hayam Wuruk Trenggalek, menawarkan solusi atas persoalan tersebut.

"Jadi begini, adanya ketidaksesuaian data DA1, yang dibacakan oleh PPK, dengan data DA1 yang diterima oleh saksi, sebaiknya kita sepakati saja data tersebut, namun dengan catatan," pungkas Suripto menjelaskan.

Mendapat tawaran tersebut, seluruh saksi dari masing masing Partai Politik, pada akhirnya dapat menerima solusi tersebut.

Reporter : Tatang
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Guru Wajib Miliki Kualifikasi Akademik, Kompetensi, dan Sertifikat Pendidik, Nyatanya?
Berita Selanjutnya Misteri Potongan Kaki di Jalan Tol Jombang Mojokerto, Ada Titik Terang

Komentar Anda