UniqMag
Diknas Jombang

DPRD Sumenep Inisiasi Raperda Perlindungan Nelayan dan Ekosistem Laut

berita terkini
Anggota Komisi II DPRD Sumenep Suharinomo
Berita 1

SUMENEP, (suarajatimpost.com) - Maraknya alat penangkap ikan cantrang atau sarkak yang digunakan oleh nalayan mendapat perhatian khusus dari anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur. 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berinisiatif untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan terhadap nelayan dan ekosistem laut.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Suharinomo mengatakan bahwa hal itu sebagai jangka panjang untuk melindungi nelayan dan biota laut.

"DPRD berencana menginisiasi untuk membuat Perda perlindungan nelayan dan ekositem laut Sumenep," jelasnya.

Ia menambahkan, rencana Raperda tersebut sempat didiskusikan di Komisi II sekitar dua minggu yang lalu.

Menurutnya, Perda yang melindungi nelayan dan ekosistem laut dinilai sangat penting, melihat persoalan demi persoalan yang terjadi berkenaan dengan nelayan dan laut di Sumenep sering terjadi. Sehingga pihak legislatif, berupaya untuk memberikan perlindungan kepada nelayan dan laut.

"Rencana kami, di dalam Perda itu nantinya, poin pentingnya adalah berkenaan dengan biota laut supaya tidak rusak, tapi nelayan tetap bisa sejahtera dengan menangkap ikan sebagai penghasilan utamanya. Dengan kata lain, nelayan terlindungi dan biota atau ekosistem laut juga terlindungi dan tidak rusak akibat pihak-pihak nakal,"
paparnya.

Secara detail pihaknya belum membahas tentang rencana regulasi itu. Hanya saja, dirinya berjanji akan mendiskusikan lagi isi Perda itu, termasuk mencari referensi daerah yang sudah memiliki Perda tersebut. 

Untuk diketahui, Sumenep terdiri dari 126 pulau dengan luas laut sekitar 50.000 km2. Berdasarkan data di Dinas Perikanan Sumenep, jumlah nelayan mencapai 41 ribu.

Akhir-akhir ini marak nelayan yang menggunakan alat tangkap Sarkak yang beroperasi di perairan Pulau Poteran atau Kecamatan Talango.

"Mereka meminta sejumlah pihak termasuk dari pihak keamanan dan eksekutif, legislatif agar nelayan yang menggunakan Cantrang ditangkap," pungkasnya.

Reporter : Hairul Arifin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Ketua Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Bentuk Satgas Elpiji
Berita Selanjutnya Lelang Molor, Komisi 3 DPRD Trenggalek Dibuat Pusing

Komentar Anda