UniqMag
Diknas Jombang

Persiapan Mudik 2019, KAI Daop 7 Madiun Lakukan Normalisasi 50 Perlintasan Sebidang Jalur KA

berita terkini
Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko
Berita 1

TULUNGAGUNG (Suarajatimpost.com) - Selama ini kesadaran masyarakat akan keselamatan di perlintasan merupakan hal yang masih dianggap sepele, terbukti dengan banyaknya kejadian temperan antara pejalan kaki sampai pengendara kendaraan bermotor dengan kereta api. 

Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan bahwa, berdasarkan data yang dimiliki oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, kejadian temperan akibat pelanggaran yang terjadi di awal tahun 2019 dari bulan Januari sampai dengan April 2019 sebanyak 22 kejadian yang memakan korban jiwa sebanyak empat serta korban luka-luka sebanyak tiga.

“Untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mengantongi izin resmi harus ditutup. Penutupan perlintasan yang tidak mengantongi izin dilakukan oleh pemerintah atau pemerintah daerah,” jelas Ixfan.

Jika mengacu pada Undang-Undang No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang tertuang di pasal 91 sampai dengan pasal 94 disebutkan, perpotongan antara jalur kereta api dibuat tidak sebidang. Berdasarkan data per  9 Mei 2019, di wilayah Daop 7 Madiun terdapat total 50 perlintasan yang akan dilakukan normalisasi atau penutupan.

“Sejak bulan Januari hingga Mei 2019, sebanyak 17 perlintasan sudah dinormalisasi atau ditutup sehingga masih ada 33 perlintasan yang rencananya akan dinormalisasikan atau ditutup guna meningkatkan keselamatan perjalanan KA di wilayah Daop 7 Madiun terlebih menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2019 serta aktifnya jalur ganda di beberapa wilayah Daop 7 Madiun,” terangnya.

Adapun 33 perlintasan yang akan ditutup pada tahun 2019 ini antara lain tiga di Kabupaten Jombang, tiga di Kabupaten Nganjuk, tiga di Kabupaten Madiun, satu di Kabupaten Magetan, 12 di Kabupaten Ngawi, tiga di Kabupaten Blitar, dan delapan di Kabupaten Kediri.

 Sementara untuk Kabupaten Tulungagung, sejumlah jalan sebidang dinilai telah beroperasi sesuai prioritasnya, dan belum ditemukan titik-titik yang melanggar aturan karena juga telah mendapatkan normalisasi 2018 kemarin.

Reporter : Latif Syaifudin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Ketua Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Bentuk Satgas Elpiji
Berita Selanjutnya Lelang Molor, Komisi 3 DPRD Trenggalek Dibuat Pusing

Komentar Anda