UniqMag
Diknas Jombang

Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Polres Pasuruan Gelar Razia di Titik Rawan

berita terkini
Petugas saat memeriksa kelengkapan pengendara serta barang bawaannya
Berita 1

PASURUAN, (suarajatimpost.com) - Guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Pasuruan tetap aman dan kondusif menjelang pengumuman Hasil Pemilu 2019, serta menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Polres Pasuruan terus melakukan razia gabungan di titik-titik rawan.

Sabtu (18/05/2019), Razia gabungan tersebut dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pengguna jalan beserta barang bawaannya.

Mobil box dan mobil penumpang umum menjadi salah satu fokus sasaran pemeriksaan kali ini, hal tersebut guna untuk mengantisipasi pelaku-pelaku kriminal dan pelaku teror yang akan memanfaatkan momentum pengumuman Hasil Pemilu 2019 oleh KPU pada tanggal 22 Mei 2019 nantinya.

Adapun giat pemeriksaan gabungan kali ini yakni melibatkan dari anggota Polres Pasuruan sebanyak 38 Personil, TNI sebanyak 5 Personil dan Satpol PP sebanyak 5 Personil.

Giat razia dimulai pada pukul 21.00 hingga pukul 23.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo, S.I.K.

Adapun titik-titik yang dilakukan giat razia tersebut yakni :
1.Giat razia pertama kali dilanjut patroli wilayah selatan, yakni wilayah Purwosari.

2. Giat razia rayon 1. Di beji ( sekitar Rembang, Bangil dan Beji ) pada pukul 24.00 WIB sampai selesai.

3. Rayon 3 di kejayan ( sekitar Kejayan, Sukorejo dan Wonorejo.) pada pukul 24.00 sampai selesai.

4. Rayon 5 di sekitar Pasrepan, Puspo, Tosari dan Winongan. Giat di pasar pasrepan diatas pukul 24.00 WIB.

 "Pemeriksaan kepada seluruh para pengguna jalan tersebut dalam rangka cipta kondisi menjelang pengumuman hasil pemilu 2019 dan juga menghadapi pengamanan Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Agar situasi kamtibmas senantiasa aman dan kondusif," terang Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo, S.I.K saat di lokasi.

Upaya pengamanan ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan teroris, yang berupaya mengganggu kamtibmas menjelang dan saat pengumuman resmi KPU pada 22 Mei 2019 nantinya.

Karenanya, jelang 22 Mei 2019, pihak keamanan menghimbau agar masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk tidak ikut dan turut serta berangkat ke Jakarta menyikapi maraknya ajakan aksi People Power pada 22 Mei 2019.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak berangkat ke Jakarta. Karena keselamatan diri jauh lebih penting. Karena adanya potensi kegiatan aksi tersebut disinyalir akan ditumpangi oleh adanya pelaku teror yang akan mengganggu kamtibmas di kantor KPU pada 22 Mei 2019 nanti," tutup Kapolres Pasuruan.

Reporter : Sukron
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Dalam Safari Ramadhan, Wakil Bupati Bojonegoro Ajak Warga Guyub Rukun
Berita Selanjutnya Lelang Molor, Komisi 3 DPRD Trenggalek Dibuat Pusing

Komentar Anda