UniqMag
Diknas Jombang

Pemkab Sumenep Diminta Segera Bentuk PD Pasar

berita terkini
Ketua Kadin Sumenep, Hairul Anwar
Berita 1

SUMENEP, (suarajatimpost.com) - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diminta untuk segera membentuk Perusahaan Daerah (PD) yang konsisten menangani dan mengelola pasar tradisional.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumenep, Hairul Anwar, mendesak Pemerintah setempat membentuk PD Pasar karena dirasa perlu, demi menjaga keberlangsungan pasar tradisional di tengah maraknya pembangunan pasar modern.

Menurutnya, sebab selama ini pengelolaan pasar tradisional dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Terdapat beberapa pasar yang tidak dioperasikan, seperti pasar ternak terpadu di Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto.

"Selayaknya sudah ada badan usaha yang bergerak khusus menangani pasar tradisional," terang Hairul Anwar, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumenep, Rabu (22/5/2019)

Hairul menambahkan, pasar tidak hanya sekedar menjadi tempat bertemunya pedagang dan konsumen.

Melainkan sudah merupakan entitas bisnis yang lengkap dan kompleks dimana kenyamanan dan kepuasan pelanggan (consumer satisfaction) menjadi tujuan utama.

"Kalau perusahaan yang konsen, maka pelaku pasar dan juga konsumen merasa nyaman karena pengelolanya jelas," ungkapnya.

Dengan terbentuknya PD Pasar, Hairul yakin pasar tradisional akan lebih baik. Salah satu tugas PD Pasar di antaranya mengatur perencanaan, pembangunan, pemeliharaan dan perawatan area pasar, penyediaan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan kelengkapan area pasar, pengawasan dan pengendalian pemanfaatan area pasar, pengelolaan dan pengembangan area pasar.

Selain itu, PD Pasar juga nantinya akan melakukan pembinaan pedagang dalam rangka pemanfaatan area pasar, memeberikan bantuan terhadap stabilitas harga barang

"Serta memberikan bantuan terhadap ketersediaan dan kelancaran distribusi barang dan jasa, pelaksanaan dan pengembangan kerjasama, dan pengendalian keamanan dan ketertiban dalam area pasar itu sendiri," jelasnya.

Bahkan kata dia PD Pasar nantinya juga bisa menjadi fasilitator kerjasama wadah para pedagang dalam kemitraan dengan pihak lain, memfasilitasi peningkatan kualitas pelayanan kepada konsumen oleh pedagang dan juga bisa memfasilitasi pemberian kredit bagi pedagang bekerjasama dengan lembaga keuangan bila pedagang membutuhkan modal lebih besar.

"Jadi, pedagang dan konsumen merasa enak disana nanti. Tidak seperti sekarang, sebagian pelaku pasar mengeluh, lantaran pengelolaan dianggap kurang maksimal," pungkasnya.

Reporter : Hairul Arifin
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Dishub Pali Anjurkan Masyarakat Lakukan Pengujian KIR
Berita Selanjutnya Misteri Potongan Kaki di Jalan Tol Jombang Mojokerto, Ada Titik Terang

Komentar Anda