UniqMag
Diknas Jombang

Kabur Saat Didekati Tim Cobra, Ternyata Pemuda Lumajang Ini Bawa 'Senjata'

berita terkini
Kapolres Lumajang didampingi Kasar Reskrim (Ka.Tim Cobra), menunjukkan senjata tajam dari 'EP' pada awak media.
Berita 1

LUMAJANG, (suarajatimpost.com) Tim Cobra Polres Lumajang mengamankan pemuda dibawah umur 'EP' nama inisial (17) warga setempat, lantaran diduga akan atau sudah melakukan tindak kriminal, saat melintas di seputaran pasar Klakah masuk Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Kamis (23/5/2019).

Saat itu, Tim Cobra berskala besar dipimpin Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban, hendak menuju Desa Sawaran Lor akan mengggelar razia sepeda bodong, pasca kejadian begal dihari sebelumnya.

Mulanya, 'EP' dicurigai sehingga petugas mendekatinya. Namun, pemuda itu langsung tancap gas motornya hingga menabrak salah satu motor tim cobra, hingga menyebabkan kedua motor terjatuh.

Tapi bukannya diam, saat itu 'EP' terus berusaha lari menjauh hingga menabrak lapak pedagang pasar. Dibantu warga, akhirnya 'EP' tertangkap dan diamankan.

Saat digeledah, Kapolres Lumajang berkata, pihaknya menemukan clurit dengan ukuran kecil di balik jok motor 'EP'. Selain itu, imbuh Kapolres kendaraan yang dikendarai oleh 'EP'pun saat itu tidak disertai kelengkapan administrasi sebagai mana mestinya.

Kapolres juga menegaskan, menemukan dugaan lain atas temuan sajam yang disita dari dalam jok sepeda motor milik 'EP', yakni sepintas seperti ada bercak darah.

Menyikapi akan hal itu, Kapolres mengaku akan melakukan pemeriksaan labfor.

"Apakah bercak darah ini merupakan darah manusia ataukah darah binatang. Karena kalau bercak darah ini adalah darah manusia, berarti bisa dikata kalau 'EP' sempat melukai orang lain dan kemungkinan lain 'EP' pernah melakukan begal,” terang Kapolres.

Bahkan, Kabag Ops Polres Lumajang Kompol Eko Hari Suprapto yang saat itu juga ikut melakukan penangkapan juga menduga, jika 'EP' seorang pengguna sabu.

"Karena saat ditangkap dia seperti orang linglung. Sehingga untuk sementara kami titipkan di tahanan Polsek Klakah,” imbuh dia.

'EP' terancam dua pasal sekaligus, yakni kepemilikan senjata tajam yang diatur dalam Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 th. 1951 dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara. Dan jika terbukti kendaraan yang dikendarainya adalah hasil kejatan, makan 'EP' juga akan dijerat dengan pasal 480 tentang penadah barang curian dengan ancaman 4 tahun penjara.

Reporter : Hermanto
Editor : Ananda Putri
Berita 2
Berita Sebelumnya Bukannya Tadarus, Tujuh Muda-mudi di Jember Malah Pesta Miras Oplosan
Berita Selanjutnya Tolak Kerusuhan, Masyarakat Mojokerto Kota Diajak Senam Goyang Dayung

Komentar Anda