UniqMag
spece

Kasus Dianggap Mandeg, Keluarga Korban Pemerkosaan Datangi Polres Lumajang

berita terkini
Ilustrasi (Google)
Berita 1

LUMAJANG, (suarajatimpost.com) - Korban pemerkosaan, sebut saja Bunga (15), asal Desa Rowokangkung Lumajang dengan didampingi kedua orang tuanya tepatnya Rabu siang (9/11), mendatangi Mapolres Lumajang guna menyakan perkembangan kasus yang menimpa dirinya.

Nampak trauma bunga yang masih berusia 15 tahun saat didampingi kedua orang tuanya dihadapan penyidik Unit Perlindungan Anak dan Perempuan Polres Lumajang.

Kasus pemerkosaan yang pelakunya  tak lain adalah pamannya sendiri,  dipertanyakan oleh pihak korban (orang tua korban), pasalnya korban telah melaporkan kejadian ini sejak bulan agustus lalu.

Meski korban telah menjalani visum, kasus ini dinilai berjalan ditempat, bahkan korban mengaku tidak menerima surat tanda bukti laporan Polisi.

Pihak korban berharap Polisi menangani kasus ini secara serius karena korban masih trauma dari kejadian uang menimpanya, bahkan hingga saat ini korban kerap mendapatkan ancaman dari pelaku dikarenakan pelaku masih berada dirumah.
 
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Tinton Yudha Riambodo dengan tegas membantah jika kasus pemerkosaan ini dikatakan berjalan ditempat.

“Bukan berjalan ditempat, namun kita masih melakukan penyelidikan dan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi, dan hingga kini kita masih belum bisa menetapkan tersangkanya," ujarnya, Rabu (9/11).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bunga (nama samaran) menjadi korban pemerkosaan pada bulan Agustus lalu, terduga pelakunya tak lain adalah pamannya sendiri inisial “S”, saat itu Bunga tengah tidur  dirumah neneknya, dan kala itu pelaku langsung masuk ke kamar Bunga dan mengikat kaki Bunga bahkan mulut Bunga juga disumpal menggunakan plastik.

Reporter : Hermanto
Editor :
Berita 2
Berita Sebelumnya Butuh Liburan Bareng Keluarga, Ayo ke Pantai Toraja Sumenep
Berita Selanjutnya Kabupaten Sumenep Raih WTP, Ini Kata Bupati Busyro Karim

Komentar Anda