Kesehatan

Satu Lagi, Kaki Palsu Untuk Warga Banyuglugur Situbondo dari DTSI


calendar_today 21/09/2019 - 16:37
default ads banner CODE: NEWS / LARGE BANNER 1 / 320x100

SITUBONDO, - Seorang warga berkebutuhan khusus/difabel duafa di Kabupaten Situbondo kembali mendapatkan bantuan kaki palsu.

Adalah Murati (40), wanita yang beralamat di Kampung Rampak RT.28 RW.01, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur kini dapat berjalan dengan menggunakan kaki palsu yang dijembatani salah satu anggota Dokter dan Tenaga Sosial Indonesia (DTSI), Aby Aryo.

Kaki palsu disalurkan pada Sabtu (21/9/2019) dengan didampingi petugas medis  dari  PKM Suboh,  Sindhu S. Prihatin.

DTSI, kata Aryo, dalam tahun ini sering sekali membantu kaum marginal dan para difabel Situbondo yang juga di dukung oleh Teman2 DTSI di wilayah lain.

Menurut pria yang saat ini bekerja di luar kota  namun tetap peduli pada kaum difabel Situbondo itu, komunikasi yang intensiflah yang dapat memperlancar penyaluran bantuan tersebut.

Ketua Tim DTSI Jawa Timur, Dokter  Megi Munindra  yang berpraktek di Bojonegoro  mengatakan, awalnya DTSI hanya fokus di kebencanaan   baik kesehatan fisik dan psikologis.

"Mas Aryo sebagai Tim DTSI Jawa Timur yang membidangi anak- anak dan layanan dukungan psikososialnya saat tanggap darurat bencana maupun  pasca  bencana mulai Lombok, Palu, Pandeglang dan tempat lainnya, cepat bergerak," terangnya.

"Alhamdulillah, seiring waktu kurangnya bencana di negara kita dan sesuai dengan  program dari Gubernur Jawa Timur, Presiden Republik Indonesia dalam progran Nawa Cita serta  program Jatim Sehat dalam Nawa Bhakti Satya atas izin Ketua Umum DTSI di Jakarta dan di dukung Teman2 DTSI wilayah lain yang juga membantu, mengisi dengan memberikan bantuan pada yang membutuhkan  khususnya anak-anak cacat dan berkebutuhan khusus yang duafa dan yang  belum tersentuh bantuan," imbuh Megi.

Ditambahkan, DTSI adalah NGO  non profit  yang memiliki visi kepedulian dan kemanusiaan dengan asal donasi didapat dari anggotanya dengan ikhlas dan penuh cinta kasihnya  untuk masyarakat.

“Masyarakat yang tidak mampu  tanpa membedakan ras, suku maupun agama, yang pasti fokus kami di sosial dan  kemanusiaan," pungkasnya. 

Sementara itu, Murati sendiri mengaku bersyukur kepada Allah atas bantuan tersebut.

"Saya dapat bantuan sangat bersyukur pada Allah. Sudah lama saya ingin sekali  dapat berjalan dengan dua kaki," ucapnya.


Reporter : Latif Saipudin
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri

default ads banner CODE: NEWS / LARGE BANNER 2 / 320x100
default ads banner CODE: NEWS / MEDIUM / 300x250
default ads banner CODE: HOME / LARGE BANNER 1 / 320x100
default ads banner CODE: HOME / LARGE BANNER 2 / 320x100
default ads banner CODE: HOME / MEDIUM / 300x250
FOKUS BERITA